Motor yang digunakan dalam jangka lama akan mengalami keausan pada berbagai komponennya. Mengendarai motor yang sudah lama tersebut biasanya menjadi tidak se-enak saat masih baru. Hal ini wajar karena yang namanya mesin buatan manusia tidak ada yang sempurna sehingga ada waktunya rusak.
Jika motor Anda sudah mengalami berbagai macam kendala terutama gejala susah menyala, suara mesin yang kasar dan adanya asap putih yang keluar dari knalpot, maka bisa jadi itu waktunya untuk turun mesin. Turun mesin bisa terjadi pada semua jenis motor, mulai dari motor matic, motor bebek, motor sport dan lain-lain.
Turun mesin adalah suatu kondisi yang mengharuskan kita untuk membongkar mesin baik sebagian atau keseluruhan agar bisa diperiksa secara mendalam dan teliti. Istilah turun mesin terkadang disebut juga dengan overhaul.
![]() |
| Motor Turun Mesin |
Nah banyak yang bertanya ada saja ciri-ciri motor sudah harus turun mesin? Karena pastinya Anda akan berfikir tentang biaya turun mesin sehingga proses tersebut perlu dilakukan pada saat yang tepat. Maksud dari ketepatan waktu yaitu motor memang benar-benar harus turun mesin. Dengan begitu maka setelah overhaul diharapkan performa motor bisa gacor lagi.
Berikut ini merupakan beberapa tanda untuk waktunya turun mesin. Apabila motor Anda sudah mengalami beberapa ciri dibawah ini, maka artinya Anda perlu melakukan turun mesin:
1. Keluar Asap Putih dari Knalpot
Masuknya oli kedalam ruang pembakaran akan membuat bensin bercampur dengan oli sehingga mesin mengeluarkan asap putih dari knalpot. Jika motor Anda mengalami kondisi demikian maka itu menjadi ciri-ciri untuk turun mesin (overhaul). Jika tidak segera ditangani maka kerusakan bisa merember ke banyak komponen motor sehingga biaya akan membengkak.
2. Motor Susah Menyala
Mesin yang sudah rusak seringkali akan menyebabkan kebocoran oli. Hal ini bisa membuat oli masuk kedalam ruang pembakaran. Sehingga busi menjadi basah yang menjadikan motor Anda sudah untuk menyala.
3. Tenaga Motor Ngempos
Tanda bahwa motor perlu turun mesin selanjutnya yaitu tenaga motor yang ngempos. Motor yang tidak lagi bertenaga karena blok mesin mengalami baret. Hal tersebut akan berdampak pada kompresi motor yang bocor sehingga tenaga yang dihasilkan dari pembakaran tidak maksimal. Jika baret sudah parah maka motor akan mudah mati.
4. Mesin Mengeluarkan Suara Kasar
Suara mesin yang kasar disebabkan oleh pelumasan yang tidak berjalan maksimal. Bisa jadi ini dikarenakan oli yang sering habis karena jarang mengganti dan mengontrolnya. Jika sudah terlambat maka mesin akan menjadi kasar dan perlu ganti mesin.
5. Busi Cepat Mati
Motor yang sudah waktunya turun mesin akan sering mengalami mati mendadak. Biasanya pemilik motor hanya mencurigai penyebabnya adalah busi. Akan tetapi setelah mengganti busi motor tetap saja sering mati dan busi cepat rusak. Itu semua terjadi karena naiknya oli ke ruang pembakaran. Jadi akan sia-sia saja kalau ganti busi, karena motor perlu overhaul.
