Kebanyakan investor pasti mengharapkan bahwa modal yang ditanamkan pada instrumen saham bisa menghasilkan pundi-pundi uang yang banyak. Keuntungan besar tersebut memang sudah sesuai dengan potensi resiko dari investasi saham yang pada umumnya lebih besar dari pada instrumen lainnya, seperti deposito, obligasi, reksadana dan lain-lain. Akan tetapi terkadang investasi yang diharapkan bisa memberikan hasil optimal justru hasilnya minimal. Oleh karena itu banyak investor yang mencari alternatif untuk membeli saham tertentu yang bisa lebih besar tingkat pengembaliannya. Saham dengan harga murah cenderung memiliki potensi profit yang jauh lebih besar daripada saham yang harganya sudah mahal. Misalnya saham perusahaan XYZ yang berada di level Rp. 200 perlembar saham, maka setiap kenaikan 10 poin berarti terjadi kenaikan sebesar 5%. Artinya jika kita sebelumnya telah membeli saham perusahaan XYZ maka sekarang sudah mengantongi keuntungan sebesar 5%. Luar biasa tentunya karena jika kenaika...
Best Cheapest Insurance