Masyarakat sering memanfaatkan kendaraan sepeda motor dalam menjalankan kegiatan sehari-hari. Banyak kelebihan yang dimiliki oleh motor, terutama mobilitasnya dalam mengatasi berbagai jenis jalanan, mulai dari jalur beraspal, jalanan tanah, jalan berbatu, hingga gang kecil di kompleks perumahan.
Jika Anda merupakan orang yang membutuhkan kecepatan untuk sampai di tempat tujuan, maka motor bisa menjadi pilihan yang tepat. Apalagi jika harus melewati jalan yang macet sebab motor bisa melaju di celah-celah sempit antar kendaraan sehingga bisa cepat sampai di tempat yang dituju, berbeda dengan mobil yang sulit untuk memecah kemacetan di jalan raya perkotaan.
Jumlah pengguna sepeda motor di Indonesia terus bertambah setiap tahunnya. Sehingga populasi di jalanan terus bertambah banyak. Nah sebagai pengguna motor maka perlu merawat kendaraan kuda besinya agar bisa dipakai dengan aman dan nyaman.
Perlu diketahui bahwa sepeda motor sama dengan mesin buatan manusia lainya yang memerlukan perawatan secara berkala. Kegiatan servis motor bertujuan untuk membersihkan, memperbaiki ataupun mengganti komponen motor supaya senantiasa terpelihara dan awet. Motor yang jarang diservis akan mempercepat kerusakan komponen-komponennya, sehingga bisa menurunkan tingkat keamanan dan kenyamanan dalam berkendara.
 |
| Waktunya Servis Motor |
Sisa-sisa karbon hasil pembakaran didalam mesin akan semakin menumpuk sejalan dengan penggunaan motor yang dipakai dalam jangka waktu tertentu. Selain itu debu dan kotoran dari jalanan juga bisa menjadi sumber masalah pada motor. Oleh karena itu jika Anda tidak melakukan servis secara rutin maka bisa menyebabkan komponen cepat rusak karena umur pakainya yang menjadi pendek.
Lalu kapan sih waktu yang tepat untuk servis motor? Tentu Anda sudah tidak sabar untuk membaca penjelasan selengkapnya, untuk itu silahkan bisa Anda simak sebagai berikut:
1. Servis Motor Berdasarkan Jarak Tempuh
Salah satu pedoman yang digunakan untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk servis motor adalah jarak tempuh motor. Setiap pengguna motor memiliki perbedaan jarak berkendara sehari-hari, sehingga jika jarak tempuh pun berbeda. Ada yang satu hari menggunakan motornya hingga 200 KM, ada pula yang jarang memakai motornya.
Beberapa pabrikan motor menyarankan kepada pengguna untuk melakukan servis secara rutin tiap penggunaan sejauh 4000 KM. Jadi jika motor Anda telah mencapai jarak dengan kelipatan tersebut (4000 km, 8000 km, 12000 km, dst), maka itu waktu yang tepat untuk servis motor ke bengkel.
2. Servis Motor Berdasarkan Waktu Pemakaian
Seperti penjelasan pada poin pertama bahwa ada pengguna motor yang jarang memakai motornya, sehingga tidak tepat jika mereka berpatokan pada jarak tempuh untuk menentukan kapan servis yang tepat.
Misalnya pengguna X setiap hari hanya berkendara sejauh 5 kilometer, maka perlu 800 hari untuk mencapai 4000 km, atau sekitar 2 tahun sekali servis. Maka sebaiknya lebih berpatokan pada waktu pemakaian motor saja.
Beberapa pabrikan menyarankan untuk melakukan
servis rutin motor setiap 2 bulan sekali. Servis ringan bisa dilakukan seperti pembersihan CVT pada motor matic,
penggantian oli mesin, mengganti filter oli, cek tegangan aki dan lain-lain.
Bagi Anda yang sering lupa servis maka bisa mencatat setiap kali melakukan servis di sebuah kertas. Anda juga bisa memanfaatkan buku servis yang diberikan oleh dealer dengan mengisi kolom servis dengan cara mencantumkan tanggal kegiatan servis dan apa saja yang diservis.
3. Servis Motor saat Ada Kerusakan atau Kendala
Cara menentukan kapan waktunya motor untuk service bisa menggunakan feeling saat berkendara. Terutama jika Anda sudah merasakan tanda-tanda kerusakan dan masalah pada motor. Misalnya tarikan motor sudah berat, suara mesin kasar,
motor sering mati mendadak,
lampu sering mati,
motor sulit dihidupkan, dan tanda-tanda lainnya maka itu menjadi sinyal kuat untuk segera melakukan servis.
Sebagai pemilik motor, Anda harus peka terhadap kondisi motor yang digunakan sehari-hari. Masalah kecil pada motor jangan sampai disepelekan karena bisa jadi itu merupakan tanda adanya kerusakan. Jika tidak segera ditangani bisa saja kerusakan tersebut merembet ke komponen lain yang akan berakibat pada
biaya servis yang menjadi mahal, apalagi kalau sampai harus
turun mesin.
Kesimpulan
Jadi berdasarkan penjelasan diatas maka Anda bisa menentukan kapan waktu yang pas untuk melakukan servis pada motor. Anda bisa berpatokan pada jarak tempu atau waktu pemakaian, tergantung maka yang tercapai lebih dulu. Selain itu jika sudah ada tanda-tanda masalah atau kerusakan pada motor, maka sebaiknya segera servis agar tidak merembet dan memperparah kerusakan yang bisa berdampak pada keselamatan dan kenyamanan dalam berkendara.