Motor yang dipakai untuk berkendara setiap hari akan menyebabkan performanya menurun. Hal ini wajar karena motor sama seperti mesin buatan manusia yang ada habis masa pakainya.
Apalagi jika motor jarang dirawat dan pengguna jarang melakukan servis rutin. Maka akan berakibat pada masa pakai komponen motor yang lebih cepat rusak. Oleh karena itu salah satu penyebab turun mesin yang banyak terjadi ya karena tidak pernah servis.
Apalagi jika motor jarang dirawat dan pengguna jarang melakukan servis rutin. Maka akan berakibat pada masa pakai komponen motor yang lebih cepat rusak. Oleh karena itu salah satu penyebab turun mesin yang banyak terjadi ya karena tidak pernah servis.
Selain itu penyebab motor harus turun mesin paling sering karena oli mesin yang tidak pernah diganti. Hal ini merupakan masalah yang sering terjadi karena pengguna motor yang lupa, bahkan tidak tahu kalau oli harus diganti setiap 2000 kilometer atau setiap 2 bulan pemakaian.
Jika motor jarang diservis ditambah tidak pernah ganti oli, maka menjadi perpaduan yang pas untuk mempercepat rusaknya motor termasuk mesin yang harus overhaul.
Tanda-tanda motor harus turun mesin diantaranya suara kasar dari dalam mesin, tarikan motor berat, keluar asap putih dari knalpot, mesin tiba-tiba mati dan tidak bisa dihidupkan lagi.
Turun mesin merupakan suatu kondisi yang mengharuskan mesin harus dibongkar baik sebagian atau keseluruhan. Selanjutnya mesin diperiksa secara mendalam dan teliti. Istilah turun mesin disebut juga dengan overhaul.
Jika motor jarang diservis ditambah tidak pernah ganti oli, maka menjadi perpaduan yang pas untuk mempercepat rusaknya motor termasuk mesin yang harus overhaul.
Tanda-tanda motor harus turun mesin diantaranya suara kasar dari dalam mesin, tarikan motor berat, keluar asap putih dari knalpot, mesin tiba-tiba mati dan tidak bisa dihidupkan lagi.
Turun mesin merupakan suatu kondisi yang mengharuskan mesin harus dibongkar baik sebagian atau keseluruhan. Selanjutnya mesin diperiksa secara mendalam dan teliti. Istilah turun mesin disebut juga dengan overhaul.
![]() |
| Turun Mesin |
Apabila motor Anda sudah kedapatan 5 ciri dibawah ini, maka kemungkinan besar motor Anda perlu turun mesin:
1. Motor Susah Menyala
Kerusakan mesin yang sudah parah bisa menyebabkan kebocoran oli. Hal ini bisa membuat oli bercampur dengan bahan bakar karena oli yang masuk kedalam ruang pembakaran. Jika itu terjadi maka busi menjadi basah yang membuat motor susah untuk dinyalakan.
2. Mesin Mengeluarkan Suara Kasar
Tidak pernah ganti oli atau sering terlambar untuk mengganti oli bisa membuat pelumasan mesin tidak optimal. Pada akhirnya gesekan antara dinding silinder dan piston akan mengeluarkan suara kasar. Pentingnya ganti oli mesin secara teratur sering disepelekan. Tapi kalau sudah terlambat barulah menyesal karena mesin akan menjadi kasar dan perlu ganti mesin.
3. Keluar Asap Putih
Asap putih yang keluar dari knalpot menjadi ciri motor yang herus turun mesin. Hal ini disebabkan karena oli yang masuk keruang bakar bercampur dengan bahan bakar sehingga asap yang keluar berwarna putih. Ini merupakan ciri kuat bahwa ada kerusakan yang sudah parah sehingga jika tidak ditangani segera, maka bisa membuat motor harus overhaul.
4. Tenaga Motor Ngempos
Mesin yang sudah rusak karena banyaknya baret akibat pelumasan yang tidak optimal akan membuat tarikan motor ngempos. Hal tersebut akan berdampak pada kompresi motor yang bocor sehingga pembakaran tidak menghasilkan tenaga yang maksimal. Jika baret sudah terlampau parah maka motor akan mudah mati.
5. Busi Cepat Mati
Motor yang sering mati mendadak dan sulit dinyalakan bisa disebabkan karena kerusakan pada busi. Biasanya pemilik motor akan menggati dengan busi baru. Akan tetapi setelah mengganti busi motor tetap saja sering mati dan busi cepat rusak. Hal ini bisa terjadi karena oli yang naik ke ruang pembakaran.
